Monthly Archive: Mei 2015

Polyglot, Si Jenius Bahasa

10f741aa4ba61070ee624299f08629de-min

Polyglot adalah seseorang yang menguasai enam atau lebih bahasa. Terkadang kita terkesan dengan seseorang yang menguasai dua atau tiga bahasa. Padahal, ada orang yang bisa menguasai bahasa lebih dari itu. Misalnya adalah mantan presiden kita, Soekarno, yang menguasai bahasa Jawa, Sunda, Bali, Indonesia, Belanda, Jerman, Inggris, Prancis, Arab, dan Jepang. Soekarno adalah polyglot Indonesia yang paling dikenal dunia. Selain Soekarno, kaka R.A. Kartini, Panji Sosrokartono juga seorang polyglot.

Di dunia ini, banyak sekali polyglot. Namun ada beberapa yang sangat tersohor dan berpengaruh dalam sejarah dunia. Tak jarang mereka menguasai beberapa bahasa sejak muda.lab bahasa

1. Ziad Fazah. Ziad Fazah adalah seorang polyglot dari Lebanon yang saat ini memegang rekor dunia sebagai seseorang yang dapat menguasai 58 bahasa termasuk bahasa Arab, Polandia, Thai, Urdu, Norwegia, dan banyak lagi. Namun saat ia melakukan interview di Chile ia gagal memahami kalimat dalam bahasa Yunani dan Mandarin. Ia juga keliru menebak Bahasa Rusia sebagai Bahasa Kroasia.

2. Guiseppe Gaspardo Mezzofanti. Dia adalah salah satu cardinal dari Italia pada abad ke-18 yang bisa menguasai 39 bahasa. 10 bahasa di antaranya belum terbukti. Bahasa yang sudah pasti ia kuasai adalah Bahasa Inggris, Jerman, Latin, Italia, Spanyol, Mandarin, dan Persia. Saat itu ia dikenal sebagai seseorang yang jenius.laboratorium bahasa

3. Sir John Bowring. Dia adalah seorang politikus dari Inggris yang hidup di abad ke-19. Selama hidupnya, ia mengaku mengetahui 200 bahasa dan bisa berbicara 100 bahasa. Selain berpolitik, Sir John Bowring bekerja sambilan sebagai penerjemah.

4. Kenneth Hale. Sebagai lulusan MIT, Kenneth Hale memang terbilang jenius. Ia mempelajari bahasa-bahasa yang hampir punah seperti bahasa asli di daerah Amerika tengah dan selatan. Ketika mempelajari bahasa, ia menjadi fasih dan memahami bahasa-bahasa suku pedalaman tersebut

5. Georges Dumezil adalah seorang ahil bahasa Prancis yang terkenal akan karyanya dalam mythology. Georges mempelajari berbagai bahasa dan mengaku memahami 200 bahasa, namun dengan tingkat kefasihan yang berbeda.software lab bahasa

6. William James Sidis. Dia adalah anak ajaib dari Ukraina yang kuliah di Harvard pada usia sebelas. Ia memiliki kemampuan yang tinggi di bidang bahasa dan matematika. Ia menguasai delapan bahasa di usia delapan tahun yaitu Latin, Yunani, Prancis. Rusia, Jerman, Ibrani, Turki, dan Armenian. Ia bahkan menciptakan bahasa sendiri yang diberi nama Vendergood. Saat dewasa, ia mengaku telah menguasai 40 bahasa.

7. Ferenc Kemenv. Dia adalah seorang penerjemah dari Hungaria yang mengerti 40 bahasa, menulis 30 bahasa, dan berbicara 12 bahasa. Dia menghabiskan waktunya untuk menerjemahkan puisi dan buku baik dari Bahasa Hungaria ke bahasa lain maupun sebaliknya.

8. Emil Krebs. Sebagai seorang diplomat, Emil Krebs memang jenius. Ia mempelajari 120 bahasa dan menguasai 68 di antaranya. Ia juga mengoleksi 3500 buku dari berbagai bahasa di dunia. Buku-buku ini kini disimpan di penyimpanan arsip nasional.software laboratorium bahasa

9. Lomb Kato adalah seorang penerjemah dari Hungaria. Dia belajar bahasa Rusia secara otodiak dengan membaca novel berbahasa Rusia. Setelah itu ia mempelajari bahasa lainnya yaitu bahasa Bulgaria, Mandarin, Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, Ibrani, Italia, Jepang, Latin, Polandia, Romania, Rusia, Slovakia, Spanyol, dan Ukrainia. Semua bahasa ini ia pelajari secara otodidak.

10. Sir Richard Francis Burton. Ia adalah diplomat dan agen mata-mata dari Inggris. Ia bisa berbicara 29 bahasa dan banyak dialek. Bahasa-bahasa ini ia pelajari selama perjalanannya di Asia, Afrika, dan Amerika. Sebagian lagi ia pelajari sejak iamasih kecil. Ia juga menerjemahkan dan menerbitkan banyak buku.

Bahasa Resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa

Ada enam bahasa resmi di PBB yaitu Bahasa Arab, Mandarin, Inggris, Prancis, Rusia, dan Spanyol. Penggunaan bahasa-bahasa ini yang ditulis dan diucapkan dengan benar sangat penting bagi pekerjaan PBB karena bahasa tersebut membawa berita yang menyangkut issue dunia.

Enam bahasa ini digunakan pada saat rapat PBB. Seorang delegasi boleh berbicara menggunakan bahasa resmi apa saja. Nantinya, apa yang ia bicarakan akan diterjemahkan ke dalam bahasa resmi lainnya. Terkadang, seorang delegasi juga boleh berbicara menggunakan bahasa tidak resmi. Jika terjadi demikian, delegasi tersebut harus menyerahkan teks terjemahan dalam bahasa resmi PBB. lab bahasa

Dokumen resmi PBB juga harus ditulis dalam enam bahasa ini. Apabila dokumen belum diterjemahkan ke dalam enam bahasa, maka dokumen itu tidak akan dipublikasikan.
Enam bahasa yang termasuk dalam bahasa resmi ini merupakan bahasa dengan pengguna terbanyak di dunia. Jika dijumlahkan, pengguna Bahasa Mandarin, Inggris, Prancis, Rusia, Spanyol, dan Arab hampir mencapai 3 milyar.laboratorium bahasa

Pada tahun 1945, Piagam PBB disahkan dalam lima bahasa yaitu Mandarin, Prancis, Rusia, Inggris, dan Spanyol. Di tahun 1946, Sidang Umum PBB memutuskan untuk menggunakan lima bahasa resmi dan dua bahasa kerja yaitu Inggris dan Prancis.software lab bahasa

Dua tahun kemudian, di tahun 1948, PBB meresmikan Bahasa Spanyol sebagai bahasa kerja ketiga. Bahasa Rusia diresmikan sebagai bahasa kerja di tahun 1968. Empat dari lima bahasa resmi PBB digunakan sebagai bahasa kerja. Tahun 1973, Sidang Umum PBB meresmikan Bahasa Mandarin sebagai bahasa kerja dan menambahkan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi. Bahasa Arab kemudian diresmikan sebagai bahasa kerja pada tahun 1982.software laboratorium bahasa

Setiap negara yang tergabung dalam PBB boleh memilih salah satu bahasa resmi sebagai bahasa yang mereka gunakan. Indonesia misalnya, memilih Bahasa Inggris sebagai bahasa mereka. Sementara Mesir memilih Bahasa Arab sebagai bahasa resmi.

Bahasa yang Paling Banyak Digunakan di Dunia

Dari sekian banyak bahasa yang ada di dunia. beberapa di antaranya hanya diucapkan oleh ratusan, atau puluhan, atau bahkan hanya dua orang saja. Tapi ada juga bahasa yang digunakan oleh milyaran orang. Berikut ini adalah daftar bahasa yang paling banyak digunakan di dunia:lab bahasa

laboratorium bahasa

No Bahasa Jumlah Pengguna
(Dalam Juta)
Tempat Digunakan (Major)
1 Mandarin 1151 China, Malaysia, Taiwan
2 English 1000 USA, UK, Australia, Canada, New Zealand
3 Spanish 500 Mexico, Central and South America, Spain
4 Hindi 490 North and Central India
5 Russian 277 Russia, Central Asia
6 Arabic 255 Middle East, Arabia, North Africa
7 Portuguese 240 Brazil, Portugal, Southern Africa
8 Bengali 215 Bangladesh, Eastern India
9 French 200 France, Canada, West Africa, Central Africa
10 Malay, Indonesian 175 Indonesia, Malaysia, Singapore
11 German 166 Germany, Austria, Central Europe
12 Japanese 132 Japan
13 Farsi (Persian) 110 Iran, Afghanistan, Central Asia
14 Urdu 104 Pakistan, India
15 Punjabi 103 Pakistan, India
16 Wu 90 China
17 Vietnamese 86 Vietnam, China
18 Javanese 85 Indonesia
19 Tamil 78 Southern India, Sri Lanka, Malyasia
20 Korean 78 Korean Peninsula
21 Turkish 75 Turkey, Central Asia
22 Telugu 74 Southern India
23 Marathi 72 Western India
24 Italian 62 Italy, Central Europe
25 Thai 60 Thailand, Laos
26 Burmese 56 Myanmar
27 Cantonese 55 Southern China
28 Kannada 47 Southern India
29 Gujarati 46 Western India, Kenya
30 Polish 46 Poland, Central Europe

-software lab bahasa

software laboratorium bahasa

Sumber: krysstal.com

Fakta-Fakta Bahasa Arab

 

  • Bahasa Arab merupakan bahasa resmi di 22 negara yang berada di Liga Arab. Bahasa ini merupakan bahasa ibu dari 200 juta orang yang berada di daerah tersebut yaitu dari bagian barat daya Asia hingga utara Africa. Bahasa Arab juga merupakan bahasa yang banyak dipelajari oleh umat muslim di seluruh dunia karena kitab suci mereka, Al-Quran ditulis menggunakan bahasa ini.
  • Bahasa Arab formal atau biasa disebut Bahasa Arab klasik adalah Bahasa Arab yang tertulis di Al-Quran dan merupakan standar grammar Bahasa Arab. Bahasa Arab klasik ini digunakan untuk mempelajari kitab-kitab oleh mahasiswa dan dipelajari di sekolah-sekolah muslim di seluruh dunia. Bahasa ini lebih banyak digunakan untuk penulisan daripada percakapan sehari-hari.
  • Untuk percakapan sehari-hari, digunakan Bahasa Arab modern yang lebih mudah dipelajari dibanding Bahasa Arab klasik. Bahasa ini juga digunakan untuk broadcasting dan penulisan surat kabar.
  • Bahasa Arab, seperti bahasa lainnya juga memiliki beberapa dialek. Misalnya orang Irak akan sulit memahami orang Algeria yang memiliki dialek berbeda, dan sebaliknya. Padahal, mereka menggunakan Bahasa Arab yang sama.
  • Bahasa Indonesia banyak sekali menyerap kata dari Bahasa Arab, sama banyaknya seperti menyerap kata dari Bahasa Belanda. Ada kata yang diserap sama seperti aslinya. Ada yang pengucapan dan ejaannya berubah namun artinya tetap sama.
  • Misal kata serapan yang mirip dengan aslinya adalah abad, abadi, daftar, jawab, nafas. Sementara kata yang pengucapan dan ejaannya berubah dan artinya sama adalah derajat dari kata darajah, jenis dari kata jins, resmi dari kata rasmiyyun, mungkin dari kata mumkinun.
  • Bahasa Arab memiliki pengucapan yang sedikit berbeda dibanding Bahasa Indonesia sehingga untuk mempelajarinya dibutuhkan waktu yang tidak sebentar.
    Bahasa Arab memiliki 28 huruf. 25 di antaranya adalah konsonan dan hanya 3 yang berupa vocal.

 

Sejarah Munculnya Bahasa Inggris

  • Sejarah Bahasa Inggris dimulai ketika tiga suku Germanic berkelana ke kepulauan Inggris pada abad ke-5 sebelum Masehi yaitu suku Angles, Saxons, dan suku Jutes. Penduduk asli Inggris saat itu menggunakan bahasa Celtic. Ketiga suku tersebut membuat penduduk asli hijrah ke Wales, Cornwall, dan Skotlandia. Bahasa Anglo-Saxon merupakan asal mula Bahasa Inggris. Transkrip Bahasa Anglo-Saxon ditulis pada abad ke-5 SM.
  • Selama beberapa abad, Bahasa Inggris berkembang menjadi empat dialek yaitu Northumbrian, Mercian, West Saxon, dan Kentish. Pada abad ke-7 dan ke-8, dialek Northumbria mendominasi kepulauan Inggris. Namun pada abad ke-9, invasi Viking membuat dominasi ini berakhir. Akhirnya, pada abad ke-10, dialek West Saxon menjadi bahasa resmi di kepulauan tersebut. Tulisan-tulisan menggunakan Old English/Bahasa Inggris Lama merupakan tulisan yang berasal dari abad ini. Saat itu bahasa Inggris ditulis menggunakan Huruf Runic yang berasal dari Bahasa Skandinavia. Huruf Latin yang kita kenal saat ini masuk ke Inggris melalui Irlandia oleh penyebar agama Kristen.
  • Pada saat itu, Bahasa Inggris Lama terdiri dari bahasa Anglo-Saxon dan menyerap kata dari Bahasa Skandinavia dan Latin. Kemudian ketika terjadi invasi Viking, mereka juga memiliki tambahan kosa kata dari Bahasa Norse.
  • Di tahun 1066, Bangsa Norman dari Prancis menginvasi Inggris dan menambah kosa kata dalam Bahasa Inggris. Saat itu, orang Inggris sebagai bangsa terjajah memasak untuk Bangsa Norman. Karena itu, mereka menggunakan Bahasa Inggris untuk menyebut nama-nama hewan (ox, cow, calf, sheep, swine, deer) tapi menggunakan Bahasa Prancis untuk menyebut nama masakan dari hewan seperti beef, veal, mutton, pork, bacon, venison.
  • Awalnya, Bahasa Inggris menggunakan metode jerman dalam menyebut benda plural seperti house, housen dan shoe, shoen. Namun setelah invasi Norman, mereka menggunakan metode Prancis yaitu menambah huruf s untuk benda jamak (house, houses dan shoe, shoes). Hanya beberapa kata saja yang masih menggunakan metode jerman seperti men, oxen, feet, teeth, children.
  • Bahasa Prancis juga mempengaruhi ejaan Bahasa Inggris. Ejaan cw berubah menjadi qu. Misalnya cween menjadi queen. Hingga abad ke-14, Bahasa Prancis masih menguasai penggunaan Bahasa di Inggris. Pada akhir abad 14 lah Bahasa Inggris kembali menjadi bahasa yang dominan.
  • Bahasa Inggris modern muncul pada abad ke-16 dan terus berkembang. Salah satu perkembangan/perubahan yang terjadi adalah ejaan th pada kata kerja yang berubah menjadi s seperti loveth berubah menjadi loves dan hath menjadi has.
  • Kosa kata dalam bahasa Inggris sendiri sebagian besar berasal dari bahasa Anglo-Saxon. Namun untuk Bahasa Inggris modern, banyak sekali kata yang terbentuk dari berbagai sumber.
  • Kata yang tiba-tiba terbentuk
  • Kata-kata ini muncul begitu saja, tanpa asal-usul. Misalnya byte, dog, donkey, jam, kick, log. Shakespeares sendiri telah menambahkan 1.600 kosa kata ke dalam Bahasa Inggris misalnya countless, critical, excellent, lonely, majestic, dan obscene. Ben Johnson menambahkan kata damp, Isaac Newton menambahkan kata centrifugal, dan Thomas More menambahkan kata explain dan exact.
  • Kata yang terbentuk karena kekeliruan
  • Ada pula kata-kata yang terbentuk karena kesalahpahaman atau kekeliruan. Misalnya kata pea (kacang) awalnya disebut dengan pease. Namun karena saat itu banyak yang mengira pease adalah bentuk jamak, maka mereka menyebut benda tunggalnya dengan pea. Kemudian kata buttonhole awalnya terbentuk karena keliru mendengar dari kata button-hold.
  • Kata serapan
  • Bahasa Inggris banyak menyerap kata dari bahasa lain.
  • Misalnya kata Orange (Jeruk). Jeruk dalam Bahasa Sansekerta adalah Naranj. Bangsa India melakukan perdagangan buah tersebut dengan orang Arab. Dalam Bahasa Arab, buah ini kemudian disebut dengan Naranjah. Beberapa waktu kemudian bangsa Arab menguasai daerah Spanyol dan membawa buah jeruk serta kesana. Oleh orang Spanyol, buah ini pun disebut dengan Naranja. Orang Inggris pun akhirnya mendengar tentang buah ini dan menyebutnya dengan Narange. Kata ini kemudian dimodifikasi menjadi Orange karena awalan NA mengakibatkan kekeliruan antara NARANGE dan AN ARANGE.
  • Contoh lainnya adalah Chocolate. Ketika bangsa Spanyol mendarat di Mexico, mereka datang ke tempat suku Aztecs. Bahasa suku itu disebut dengan Nahuatl. Suku Aztecs memiliki minuman yang mereka buat dari buah bernama Choco (pahit) dan dicampur dengan atl (air). Mereka pun menyebut minuman tersebut dengan Choco-Atl (air pahit). Suku Aztecs memang memiliki banyak kata dengan huruf TL. Namun bagi orang Spanyol, huruf tersebut sulit untuk diucapkan sehingga mereka menyebutnya dengan Chocolato. Minuman ini dibawa ke Eropa oleh bangsa Spanyol dan dalam Bahasa Inggris disebut dengan Chocolate.
  • Perubahan arti kata
  • Banyak kata yang berubah dalam Bahasa Inggris. Misalnya kata ‘silly’ yang pada abad ke-11 berarti senang atau beruntung. Namun kata tersebut kemudian berubah artinya menjadi saleh, tidak bersalah, tidak merugikan, kasihan, lemah, pikiran lemah, hingga akhirnya kini berarti bodoh atau lugu.
    Kata ‘Pretty’ dulu tidak berarti cantik, melainkan mahir. Arti kata ini terus berubah menjadi pintar, terampil, sangat baik, hingga cantik.
  • Penambahan imbuhan
  • Adanya imbuhan bisa membentuk sebuah kata. Imbuhan dalam bahasa Inggris ini misalnya –able, -ness, -ment, dis-, anti-. Misalnya sellable, brightness, pavement, antimatter. Sebuah kata juga bisa terbentuk dari gabungan dua kata misalnya airport (bandara) yang merupakan gabungan dari kata air (udara) dan port (pelabuhan).

Fakta-fakta Bahasa Prancis

Mempelajari Bahasa Prancis ternyata sangat menyenangkan. Banyak sekali Bahasa Indonesia yang mirip dengan Bahasa Prancis sehingga kita bisa menghubungkan keduanya. Kebanyakan kata-kata Bahasa Prancis yang diserap oleh Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Belanda yang banyak menyerap Bahasa Prancis. Lembaga atau institusi yang mengajarkan Bahasa Prancis sudah banyak tersebar di Indonesia dan peminatnya ternyata cukup banyak. Ayo, jangan sampai ketinggalan, mulai belajar Bahasa Prancis dari sekarang!

  • Bahasa Prancis merupakan bahasa resmi negara Prancis yang juga digunakan oleh negara Belgia dan Swiss. Quebec, sebuah kota di Kanada juga menggunakan bahasa Prancis dalam kegiatan sehari-hari mereka. Beberapa negara lain yang menggunakan Bahasa Prancis adalah Vietnam, Cambodia, dan Madagascar.
  • Bahasa Prancis diajarkan di sekolah sebagai bahasa resmi kedua di 32 negara. Belajar Bahasa Prancis menjadi penting karena walaupun tidak banyak negara yang menggunakan Bahasa Prancis sebagai bahasa utama mereka, tapi banyak negara yang menggunakannya sebagai bahasa resmi kedua.
  • Beberapa kata dari Bahasa Prancis sudah kita kenal sehingga lebih mudah mempelajarinya. Misal: Déjà vu, restaurant, café, menu, dan dessert. Bahasa Inggris dan Belanda banyak menyerap kata dari Bahasa Prancis sehingga banyak sekali Bahasa Prancis yang mirip dengan bahasa Indonesia misalnya kudeta yang berasal dari kata coup d’etat, sepeda (velocipede), tante (tante), akur (accord), karoseri (carrosserie), kado (cadeau), dan trotoar (trottoir).
  • Mempelajari Bahasa Prancis memang gampang-gampang susah. Gampang karena banyak kosa kata yang sudah kita ketahui. Susah karena kita harus menghafalkan konjugasi, membedakan gender feminine dan maskulin, dan berbicara dengan suara sengau. Huruf R di Prancis hampir tidak diucapkan seperti dalam Bahasa Inggris, namun lebih sengau lagi.
  • Jika kita sudah mahir berbahasa Prancis, maka kita akan dengan mudah belajar Bahasa Spanyol, Portugis, dan Italia karena mereka berada dalam satu rumpun.
  • Kalimat terkenal dari filsuf René Descartes yang dalam bahasa Indonesia adalah saya berpikir maka saya ada berasal dari Bahasa Prancis Je pense donc je suis.
  • Bahasa Prancis pertama ditulis pada tahun 842 sebelum Masehi dalam Les Serments de Strasbourg atau Sumpah Strasbourg.
  • Bahasa Prancis modern dikembangkan pada abad ke-17 dengan munculnya penulis seperti Malherbe, Descartes, Corneille, Pascal, Racine, dan Moliere.

Warna-warni Idiom Bahasa Inggris

Bahasa Inggris, seperti juga Bahasa Indonesia banyak menggunakan warna sebagai bagian dari peribahasa atau frasa mereka. Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal kata meja hijau, kambing hitam, buku putih, emas hitam. Ada pula peribahasa hitam-hitam kereta api, putih-putih kapur sirih; dan peribahasa putih kapas dapat dibuat, putih hati berkeadaan. Dalam bahasa Inggris, juga ada idiom berupa frasa atau peribaha yang menggunakan warna. Misalnya:
• Raise (or wave) a white flag (Mengibarkan bendera putih). Artinya adalah kita terkalahkan atau menyerah akan sesuatu. Contoh kalimat: You got me, I raise a white flag (Kamu mengalahkanku. Aku menyerah.)
• White tie event/affair (Acara dasi putih). Kalimat ini berarti suatu acara yang mengharuskan para tamu untuk berpakaian formal. Contoh kalimat: There was a white-tie wedding ceremony last week which I had to attend (Ada resepsi pernikahan yang harus aku hadiri minggu lalu).
• White elephant (Gajah putih). Frasa ini digunakan untuk menunjuk sebuah benda yang sudah sangat rusak dan menghabiskan banyak uang untuk memperbaikinya. Contoh kalimat: Your phone is a white elephant, you better buy the new one (Ponselmu sangat ringkih. Lebih baik kamu beli yang baru).
• White lie (Kebohongan putih). Frasa ini menunjuk pada sebuah kebohongan yang dilakukan supaya tidak menyakiti hati orang lain. Contoh kalimat: He told a white lie when his father asked where he was going (Dia mengatahan kebohongan putih ketika ayahnya bertanya kemana dia pergi)
• White as a sheet (Seputih kertas). Jika seseorang sedang sakit dan wajahnya pucat, kita menggunakan frasa ini untuk mengungkapkannya. Contoh kalimat: Jane was as white as sheet because of the illness she had suffered for months (Wajah Jane seputih kertas karena sakit yang ia derita beberapa bulan ini).
• Blackmail (Surat hitam). Frasa ini berarti memberi ancaman pada seseorang untuk mendapatkan uang (pemerasan). Contoh kalimat: An actress tried to blackmail a married actor with the pictures they took together (Seorang aktris memeras seorang actor yang telah menikah dengan foto mereka berdua).
• The new black (Hitam yang baru). Frasa ini digunakan untuk menunjuk sesuatu yang populer atau fashionable. Contoh kalimat: Orang is the new black (Oranye adalah warna yang populer).
• Black sheep (Kambing hitam). Berbeda dengan Indonesia yang menggunakan frasa ini untuk menyebut seseorang yang tidak bersalah, dalam bahasa Inggris frasa ini berarti seseorang yang dikucilkan di sebuah keluarga atau kelompok. Contoh kalimat: I always been a black sheep in my family (Aku selalu dikucilkan di keluargaku).
• Blacklist (daftar hitam). Frasa ini berarti mencekal seseorang dari sebuah event atau mengucilkan mereka karena mereka melanggar peraturan. Contoh kalimat: The sports federation blacklisted the swimmer because he was using steroids (federasi olahraga mencekal perenang yang menggunakan steroid)
• Pot calling the kettle black (Si panci menyebut si teko hitam). Artinya sama seperti gajah di pelupuk mata tak terlihat, semut di sebrang lautan terlihat. Seseorang menjelek-jelekkan seseorang yang lain tanpa melihat kejelekan dirinya sendiri. Contoh kalimat: My friend criticized me for not changing jobs but that is like the pot calling the kettle black. She will not change jobs either (temanku mengkritikku karena aku tidak mau pindah kerja, tapi dia tidak melihat dirinya sendiri, dia juga tidak akan pindah kerja).
• Green with envy (iri hijau). Frasa ini tidak ada hubungannya dengan warna hijau. Hanya berarti sangat iri. Contoh kalimat: I was green with envy when I heard that my cousin would be going to London for a week (Aku sangat iri ketika tahu sepupuku pergi ke London selama seminggu).
• To give the green light (Memberi lampu hijau). Kurang lebih artinya sama seperti lampu hijau di lampu lalu lintas. Jika seseorang memberimu lampu hijau, itu berarti dia memberimu persetujuan. Contoh kalimat: The company finally has the green light to start the project (Perusahaan telah memberi persetujuan untuk memulai proyek).
• To have a green thumb (Memiliki ibu jari hijau). Frasa ini digunakan untuk menunjuk seseorang yang pandai merawat tanaman. Contoh kalimat: I should ask the green thumb next door what he recommends for my droopy daffodils (Aku harus meminta saran tetanggaku yang cinta tanaman bagaimana cara memulihkan dafodilku yang layu).
• The grass is always greener in the other side (rumput tetangga lebih hijau). Idiom ini juga sering digunakan di Indonesia. Ini untuk menunjukkan bahwa sekeras apapun kita bekerja, hidup orang lain akan terlihat lebih indah. Contoh kalimat: I sometimes think I’d be happier living in Singapore. Oh well, the grass is always greener on the other side! (Terkadang aku berpikir hidupku akan lebih indah di Singapura. Yah, rumput tetangga memang lebih hijau)
• Green around the gills (insang hijau). Frasa ini memiliki arti yang sama seperti wajah pucat. Contoh kalimat: My friend looked green around the gills after the long bus ride (temanku terlihat pucat setelah naik bis dalam waktu lama).
• Out of the blue (di luar biru). Frasa ini tidak ada hubungannya dengan warna biru. Frasa ini berarti sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Contoh kalimat: The storm came out of the blue! (Badai itu datang dengan tiba-tiba/tanpa peringatan).
• Grey area (Area abu-abu). Apabila ada sesuatu yang tidak pasti, ini adalah frasa yang tepat untuk mengungkapkannya. Contoh kalimat: That case is a grey area. It could go either way (Kasus ini masih belum jelas. Bisa berakhir baik atau buruk.)
• Caught red-handed (Tertangkap tangan-merah). Dalam bahasa Indonesia, frasa ini sama seperti tertangkap basah.
• Once in a blue moon (sekali di bulan biru). Ini berarti sesuatu yang sangat jarang terjadi. Contoh kalimat: Once in a blue moon you will see that mean professor smile (kamu akan sangat jarang sekali melihat professor itu tersenyum)

Fakta-fakta Bahasa Jepang

Jepang merupakan negara dengan industri tersebesar di Asia. Mempelajari Bahasa Jepang sangat penting. Bahkan, di Korea, belajar Bahasa Jepang lebih penting dibanding Bahasa Inggris karena mereka lebih memilih untuk bekerja sama dengan orang Jepang (yang lebih dekat dengan mereka) dibanding dengan orang Amerika atau Eropa. Bagi orang Indonesia, Bahasa Jepang juga menjadi penting karena banyaknya lapangan kerja disana dan banyaknya beasiswa untuk pelajar/mahasiswa. Sebelum mempelajari Bahasa Jepang, simak dulu fakta-faktanya!

  • Bahasa Jepang adalah bahasa resmi negara Jepang yang memiliki popoulasi 125 juta orang. Ada pula sekitar 2.5 juta orang Jepang di seluruh dunia yang menggunakan Bahasa Jepang sebagai bahasa sehari-hari mereka.
  • Sebelum Aksara Tionghoa masuk ke Jepang pada abad ke-5, Jepang tidak memiliki tulisan yang pasti. Tidak ada bukti mengenai tulisan yang digunakan orang Jepang sebelum ini.
  • Bahasa Jepang rupanya sangat mudah untuk dipelajari karena:
    1. Tidak memiliki konjugasi,
    2. Tidak membedakan gender,
    3. Tidak membedakan kalimat jamak dan kalimat tunggal,
    4. Mudah untuk diucapkan karena hanya terdiri dari 11 konsonan dan 5 vocal
    5. Susunan kalimat bisa dibolak-balik
  • Nah, yang membuat banyak orang menganggap belajar Bahasa Jepang sulit adalah:
    1. Metode penulisan menggunakan tiga huruf yaitu hiragana, katakana, dan kanji.
    2. Kebanyakan kata memiliki dua arti (tergantung penulisan) dan kata-kata tersebut memiliki arti yang berbeda.
    3. Kata kerja diucapkan di akhir kalimat. Karena itu, kalimat Bahasa Jepang yang belum sempurna akan sulit dimengerti.
    4. Partikel mengikuti kata benda (bukan kata kerja) sehingga membuat bahasa ini menjadi sulit dimengerti.
    5. Karena tidak ada konjugasi, banyak sekali kalimat ambigu di Bahasa Jepang.
    6. Ada tingkatan di bahasa Jepang untuk menunjukkan rasa hormat pada lawan bicara.
  • Huruf Kanji merupakan sebutan untuk Aksara Tionghoa. Di Jepang, mereka menggunakan sekitar 2000 karakter untuk penulisan dalam Bahasa Jepang. Berbeda dengan penggunaan Aksara Tionghoa di Tiongkok yang menggunakan 6000 karakter (saat ini).
  • Huruf Hiragana digunakan untuk menulis 46 suku kata dalam Bahasa Jepang. Huruf kanji digunakan untuk menyampaikan arti, sementara hiragana digunakan untuk menyempurnakan grammar. Misalnya menuliskan kata kerja dalam huruf kanji, tapi menuliskan imbuhan dalam huruf hiragana.
  • Huruf Katakana, sama seperti Hiragana, digunakan untuk menuliskan suku kata namun apabila terdapat bahasa asing di dalam kata tersebut. Misalnya: コーヒー [kōhii], berarti kopi. Atau カラオケ [karaoke] dari kata Kara (kosong) dan oke yang berasal dari kata ōkesutora/ orkestra.
  • Bahasa Jepang lebih mudah dipelajari oleh orang Korea dan Mongolia karena mereka berada dalam satu rumpun. Walaupun Bahasa Jepang menggunakan Aksara Tionghoa sebagai salah satu metode penulisan mereka, namun Bahasa Jepang tidak memiliki kaitan apapun dengan Bahasa Mandarin.
  • Untuk mempelajari Bahasa Jepang, kita tidak bisa hanya belajar melalui romanisasi huruf hiragana/katakana/kanji (romaji) karena banyak sekali sinonim dalam Bahasa Jepang yang hanya bisa dimengerti apabila kita membaca huruf yang menyusun kata tersebut.
  • Bahasa Jepang memiliki banyak dialek. Dialek Osaka adalah dialek yang paling dikenal.
  • Mempelajari Bahasa Jepang dapat membantu kita untuk membaca Aksara Tionghoa dan akan mempermudah kita untuk belajar Bahasa Mandarin.
  • Orang Jepang merupakan orang yang tertutup dan sungkan untuk berbicara, karena itu berbicara dengan Bahasa Jepang/orang Jepang seringkali ambigu dan malah menimbulkan kesalahpahaman.
  • Orang Jepang jarang sekali mengungkapkan perasaan mereka. Karena itu, jarang sekali kita lihat ada tokoh yang mengatakan ‘aku cinta kamu’ dalam drama Jepang.

Fakta-fakta Bahasa Korea

Setelah mengenal fakta-fakta Bahasa Mandarin dan Bahasa Belanda, saatnya kita mengenal fakta-fakta Bahasa Korea. Saat ini mempelajari Bahasa Korea menjadi trend tersendiri di Asia, khususnya di Indonesia. Selain penyebaran kebudayaan Korea yang semakin gencar, Korea juga menjadi salah satu negara dengan ekonomi terkuat dan perkembangan teknologi terpesat.

Mempelajari Bahasa Korea kini menjadi penting. Sebelum memulai mempelajarinya, simak fakta-fakta Bahasa Korea berikut ini:

  1. Bahasa Korea digunakan oleh 72 orang yang tinggal di Semenanjung Korea. Bahasa Korea di Korea Selatan dan Korea Utara memang sedikit berbeda dalam hal kosa kata dan penulisan. Namun pada intinya mereka menggunakan bahasa yang sama. Selain di Semenanjung Korea, Bahasa Korea juga dituturkan oleh dua juta penduduk di China, dua juta penduduk di Amerika, 700.000 orang di Jepang, dan 500.000 orang di Russia bagian Kazakhstan dan Uzbekistan.
  2. Bahasa Korea memiliki lima dialek yang berbeda. Penduduk di Pulau Jeju bahkan memiliki bahasa daerah mereka sendiri. Namun mereka menggunakan Bahasa Korea sebagai bahasa nasional.
  3. Bahasa Korea pada awalnya ditulis dalam Aksara Tionghoa yang mereka sebut dengan Hanja. Penulisan Hanja sangat rumit sehingga hanya sedikit orang yang bisa mempelajarinya. Sebagian besar rakyat Korea saat itu adalah buta huruf. Pada tahun 1446, Raja Sejong Agung memperkenalkan huruf Hangul yang lebih mudah dipelajari masyarakat luas. Huruf Hangul terdiri dari 24 huruf, 14 konsonan dan 10 vocal.
  4. Seperti Bahasa Jawa, Bahasa Korea juga mengenal tingkatan-tingkatan. Kita memilih kata dan kalimat berdasarkan pada siapa kita berbicara. Apabila berbicara dengan teman, kita cukup berbicara dengan bahasa santai, sementara apabila kita berbicara dengan orang yang lebih tua atau memiliki kedudukan lebih tinggi, kita harus menggunakan bahasa formal.
  5. Bahasa Korea termasuk ke dalam rumpun Altaic. Namun banyak orang yang memperdebatkan.
  6. Bahasa Korea banyak menyerap kata dari Bahasa Mandarin.
  7. Korea Utara melarang penggunaan bahasa-bahasa asing, termasuk Bahasa Mandarin. Berbeda dengan Korea Selatan yang menggunakan campuran antara Huruf Hangul dan Aksara Tionghoa, Korea Utara hanya menggunakan Huruf Hangul saja.

Fakta-fakta Bahasa Belanda

Anda mungkin pernah dengar bahwa Kartini memiliki sahabat di Belanda dan menulis surat pada mereka tentang diskriminasi yang dialami perempuan Indonesia. Karena itu, bahasa belanda memiliki peran yang sangat penting dalam hidup Kartini dan juga hidup perempuan-perempuan di Indonesia.

Bahasa Belanda sangat mudah dipelajari apabila kita sudah menguasai bahasa Inggris
Bahasa belanda dan bahasa Inggris berada dalam satu subrumpun, karena itu mereka memiliki banyak kesamaan. Bahasa Belanda berada di antara Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman. Yang membuat Bahasa Belanda sulit dipelajari adalah pronounciationnya yang sedikit susah. Bahasa Indonesia juga banyak menyerap Bahasa Belanda sehingga tentunya mempelajari Bahasa Belanda menjadi mudah bagi kita.

Banyak kata-kata di Bahasa Belanda yang sama dengan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda sangat mirip. Banyak kata-kata di dalamnya yang sama seperti misalnya:
• appel = apple
• banaan = banana
• blauw = blue
• groen = green
• peer = pear
• rood = red
• tomaat = tomato
Bahasa Indonesia juga banyak menyerap kata dari Bahasa Belanda sehingga memiliki banyak kemiripan. Misalnya:
• ledeng (leiding)
• dikte (dictee)
• selai (gelei)
• sirsak (zuurzak)
• hampir (ampeer)
• kamar (kamer)
• perkedel (frikadel)

Kalimat dalam Bahasa Belanda ditulis pertama kali di abad ke-6
Sebuah syair cinta ditulis dalam bahasa Belanda pada abad ke-12 dipercaya sebagai kalimat pertama yang ditulis dalam bahasa Belanda, yaitu:
Hebban olla vogala nestas hagunnan hinase hic enda thu. Wat unbidan we nu?
Artinya adalah burung-burung telah membuat sangkar mereka kecuali aku dan kamu, apa lagi yang kita tunggu?
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata syair tersebut bukanlah kalimat dalam bahasa Belanda yang ditulis untuk pertama kali. Melainkan sebuah manuskrip kuno yang berasal dari abad ke-6.
Bahasa Belanda banyak mengambil kata dari bahasa lain
Bahasa menyerap kata dari satu sama lain. Sama seperti Bahasa Indonesia yang banyak menyerap kata dari bahasa Belanda, Ingris, Tionghoa, Jawa, dan Sunda, Bahasa Belanda juga menyerap kata dari bahasa-bahasa lainnya. Bahasa Belanda banyak ‘mengambil’ kata dari Bahasa Prancis dan Bahasa Ibrani. Namun seiring berjalannya waktu, banyak bahasa-bahasa gaul yang diciptakan dari menyerap berbagai bahasa sepeti Bahasa Moroko, Suriname, dan sebagainya.

Kata terpanjang dalam Bahasa Belanda terdiri dari 35 huruf
Meervoudigepersoonlijkheidsstoornis merupakan kata terpanjang dalam Bahasa Belanda. Karta ini berarti kepribadian ganda. Terkadang kata ini dipisah ke dalam dua kata, namun artinya bisa berubah.

Bahasa Belanda memiliki banyak konsonan
Bahasa Belanda memiliki banyak konsonan sehingga kita harus berpikir keras bagaimana mengucapkan kata tersebut (jika kita belum terbiasa). Misalnya saja kata angstschreeuw yang memiliki 8 konsonan berurutan. Berbeda dengan Bahasa Indonesia yang biasanya menggunakan 3 konsonan berurutan.