Blog Archive

Warna-warni Idiom Bahasa Inggris

Bahasa Inggris, seperti juga Bahasa Indonesia banyak menggunakan warna sebagai bagian dari peribahasa atau frasa mereka. Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal kata meja hijau, kambing hitam, buku putih, emas hitam. Ada pula peribahasa hitam-hitam kereta api, putih-putih kapur sirih; dan peribahasa putih kapas dapat dibuat, putih hati berkeadaan. Dalam bahasa Inggris, juga ada idiom berupa frasa atau peribaha yang menggunakan warna. Misalnya:
• Raise (or wave) a white flag (Mengibarkan bendera putih). Artinya adalah kita terkalahkan atau menyerah akan sesuatu. Contoh kalimat: You got me, I raise a white flag (Kamu mengalahkanku. Aku menyerah.)
• White tie event/affair (Acara dasi putih). Kalimat ini berarti suatu acara yang mengharuskan para tamu untuk berpakaian formal. Contoh kalimat: There was a white-tie wedding ceremony last week which I had to attend (Ada resepsi pernikahan yang harus aku hadiri minggu lalu).
• White elephant (Gajah putih). Frasa ini digunakan untuk menunjuk sebuah benda yang sudah sangat rusak dan menghabiskan banyak uang untuk memperbaikinya. Contoh kalimat: Your phone is a white elephant, you better buy the new one (Ponselmu sangat ringkih. Lebih baik kamu beli yang baru).
• White lie (Kebohongan putih). Frasa ini menunjuk pada sebuah kebohongan yang dilakukan supaya tidak menyakiti hati orang lain. Contoh kalimat: He told a white lie when his father asked where he was going (Dia mengatahan kebohongan putih ketika ayahnya bertanya kemana dia pergi)
• White as a sheet (Seputih kertas). Jika seseorang sedang sakit dan wajahnya pucat, kita menggunakan frasa ini untuk mengungkapkannya. Contoh kalimat: Jane was as white as sheet because of the illness she had suffered for months (Wajah Jane seputih kertas karena sakit yang ia derita beberapa bulan ini).
• Blackmail (Surat hitam). Frasa ini berarti memberi ancaman pada seseorang untuk mendapatkan uang (pemerasan). Contoh kalimat: An actress tried to blackmail a married actor with the pictures they took together (Seorang aktris memeras seorang actor yang telah menikah dengan foto mereka berdua).
• The new black (Hitam yang baru). Frasa ini digunakan untuk menunjuk sesuatu yang populer atau fashionable. Contoh kalimat: Orang is the new black (Oranye adalah warna yang populer).
• Black sheep (Kambing hitam). Berbeda dengan Indonesia yang menggunakan frasa ini untuk menyebut seseorang yang tidak bersalah, dalam bahasa Inggris frasa ini berarti seseorang yang dikucilkan di sebuah keluarga atau kelompok. Contoh kalimat: I always been a black sheep in my family (Aku selalu dikucilkan di keluargaku).
• Blacklist (daftar hitam). Frasa ini berarti mencekal seseorang dari sebuah event atau mengucilkan mereka karena mereka melanggar peraturan. Contoh kalimat: The sports federation blacklisted the swimmer because he was using steroids (federasi olahraga mencekal perenang yang menggunakan steroid)
• Pot calling the kettle black (Si panci menyebut si teko hitam). Artinya sama seperti gajah di pelupuk mata tak terlihat, semut di sebrang lautan terlihat. Seseorang menjelek-jelekkan seseorang yang lain tanpa melihat kejelekan dirinya sendiri. Contoh kalimat: My friend criticized me for not changing jobs but that is like the pot calling the kettle black. She will not change jobs either (temanku mengkritikku karena aku tidak mau pindah kerja, tapi dia tidak melihat dirinya sendiri, dia juga tidak akan pindah kerja).
• Green with envy (iri hijau). Frasa ini tidak ada hubungannya dengan warna hijau. Hanya berarti sangat iri. Contoh kalimat: I was green with envy when I heard that my cousin would be going to London for a week (Aku sangat iri ketika tahu sepupuku pergi ke London selama seminggu).
• To give the green light (Memberi lampu hijau). Kurang lebih artinya sama seperti lampu hijau di lampu lalu lintas. Jika seseorang memberimu lampu hijau, itu berarti dia memberimu persetujuan. Contoh kalimat: The company finally has the green light to start the project (Perusahaan telah memberi persetujuan untuk memulai proyek).
• To have a green thumb (Memiliki ibu jari hijau). Frasa ini digunakan untuk menunjuk seseorang yang pandai merawat tanaman. Contoh kalimat: I should ask the green thumb next door what he recommends for my droopy daffodils (Aku harus meminta saran tetanggaku yang cinta tanaman bagaimana cara memulihkan dafodilku yang layu).
• The grass is always greener in the other side (rumput tetangga lebih hijau). Idiom ini juga sering digunakan di Indonesia. Ini untuk menunjukkan bahwa sekeras apapun kita bekerja, hidup orang lain akan terlihat lebih indah. Contoh kalimat: I sometimes think I’d be happier living in Singapore. Oh well, the grass is always greener on the other side! (Terkadang aku berpikir hidupku akan lebih indah di Singapura. Yah, rumput tetangga memang lebih hijau)
• Green around the gills (insang hijau). Frasa ini memiliki arti yang sama seperti wajah pucat. Contoh kalimat: My friend looked green around the gills after the long bus ride (temanku terlihat pucat setelah naik bis dalam waktu lama).
• Out of the blue (di luar biru). Frasa ini tidak ada hubungannya dengan warna biru. Frasa ini berarti sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Contoh kalimat: The storm came out of the blue! (Badai itu datang dengan tiba-tiba/tanpa peringatan).
• Grey area (Area abu-abu). Apabila ada sesuatu yang tidak pasti, ini adalah frasa yang tepat untuk mengungkapkannya. Contoh kalimat: That case is a grey area. It could go either way (Kasus ini masih belum jelas. Bisa berakhir baik atau buruk.)
• Caught red-handed (Tertangkap tangan-merah). Dalam bahasa Indonesia, frasa ini sama seperti tertangkap basah.
• Once in a blue moon (sekali di bulan biru). Ini berarti sesuatu yang sangat jarang terjadi. Contoh kalimat: Once in a blue moon you will see that mean professor smile (kamu akan sangat jarang sekali melihat professor itu tersenyum)

Fakta-fakta Bahasa Jepang

Jepang merupakan negara dengan industri tersebesar di Asia. Mempelajari Bahasa Jepang sangat penting. Bahkan, di Korea, belajar Bahasa Jepang lebih penting dibanding Bahasa Inggris karena mereka lebih memilih untuk bekerja sama dengan orang Jepang (yang lebih dekat dengan mereka) dibanding dengan orang Amerika atau Eropa. Bagi orang Indonesia, Bahasa Jepang juga menjadi penting karena banyaknya lapangan kerja disana dan banyaknya beasiswa untuk pelajar/mahasiswa. Sebelum mempelajari Bahasa Jepang, simak dulu fakta-faktanya!

  • Bahasa Jepang adalah bahasa resmi negara Jepang yang memiliki popoulasi 125 juta orang. Ada pula sekitar 2.5 juta orang Jepang di seluruh dunia yang menggunakan Bahasa Jepang sebagai bahasa sehari-hari mereka.
  • Sebelum Aksara Tionghoa masuk ke Jepang pada abad ke-5, Jepang tidak memiliki tulisan yang pasti. Tidak ada bukti mengenai tulisan yang digunakan orang Jepang sebelum ini.
  • Bahasa Jepang rupanya sangat mudah untuk dipelajari karena:
    1. Tidak memiliki konjugasi,
    2. Tidak membedakan gender,
    3. Tidak membedakan kalimat jamak dan kalimat tunggal,
    4. Mudah untuk diucapkan karena hanya terdiri dari 11 konsonan dan 5 vocal
    5. Susunan kalimat bisa dibolak-balik
  • Nah, yang membuat banyak orang menganggap belajar Bahasa Jepang sulit adalah:
    1. Metode penulisan menggunakan tiga huruf yaitu hiragana, katakana, dan kanji.
    2. Kebanyakan kata memiliki dua arti (tergantung penulisan) dan kata-kata tersebut memiliki arti yang berbeda.
    3. Kata kerja diucapkan di akhir kalimat. Karena itu, kalimat Bahasa Jepang yang belum sempurna akan sulit dimengerti.
    4. Partikel mengikuti kata benda (bukan kata kerja) sehingga membuat bahasa ini menjadi sulit dimengerti.
    5. Karena tidak ada konjugasi, banyak sekali kalimat ambigu di Bahasa Jepang.
    6. Ada tingkatan di bahasa Jepang untuk menunjukkan rasa hormat pada lawan bicara.
  • Huruf Kanji merupakan sebutan untuk Aksara Tionghoa. Di Jepang, mereka menggunakan sekitar 2000 karakter untuk penulisan dalam Bahasa Jepang. Berbeda dengan penggunaan Aksara Tionghoa di Tiongkok yang menggunakan 6000 karakter (saat ini).
  • Huruf Hiragana digunakan untuk menulis 46 suku kata dalam Bahasa Jepang. Huruf kanji digunakan untuk menyampaikan arti, sementara hiragana digunakan untuk menyempurnakan grammar. Misalnya menuliskan kata kerja dalam huruf kanji, tapi menuliskan imbuhan dalam huruf hiragana.
  • Huruf Katakana, sama seperti Hiragana, digunakan untuk menuliskan suku kata namun apabila terdapat bahasa asing di dalam kata tersebut. Misalnya: コーヒー [kōhii], berarti kopi. Atau カラオケ [karaoke] dari kata Kara (kosong) dan oke yang berasal dari kata ōkesutora/ orkestra.
  • Bahasa Jepang lebih mudah dipelajari oleh orang Korea dan Mongolia karena mereka berada dalam satu rumpun. Walaupun Bahasa Jepang menggunakan Aksara Tionghoa sebagai salah satu metode penulisan mereka, namun Bahasa Jepang tidak memiliki kaitan apapun dengan Bahasa Mandarin.
  • Untuk mempelajari Bahasa Jepang, kita tidak bisa hanya belajar melalui romanisasi huruf hiragana/katakana/kanji (romaji) karena banyak sekali sinonim dalam Bahasa Jepang yang hanya bisa dimengerti apabila kita membaca huruf yang menyusun kata tersebut.
  • Bahasa Jepang memiliki banyak dialek. Dialek Osaka adalah dialek yang paling dikenal.
  • Mempelajari Bahasa Jepang dapat membantu kita untuk membaca Aksara Tionghoa dan akan mempermudah kita untuk belajar Bahasa Mandarin.
  • Orang Jepang merupakan orang yang tertutup dan sungkan untuk berbicara, karena itu berbicara dengan Bahasa Jepang/orang Jepang seringkali ambigu dan malah menimbulkan kesalahpahaman.
  • Orang Jepang jarang sekali mengungkapkan perasaan mereka. Karena itu, jarang sekali kita lihat ada tokoh yang mengatakan ‘aku cinta kamu’ dalam drama Jepang.

Fakta-fakta Bahasa Korea

Setelah mengenal fakta-fakta Bahasa Mandarin dan Bahasa Belanda, saatnya kita mengenal fakta-fakta Bahasa Korea. Saat ini mempelajari Bahasa Korea menjadi trend tersendiri di Asia, khususnya di Indonesia. Selain penyebaran kebudayaan Korea yang semakin gencar, Korea juga menjadi salah satu negara dengan ekonomi terkuat dan perkembangan teknologi terpesat.

Mempelajari Bahasa Korea kini menjadi penting. Sebelum memulai mempelajarinya, simak fakta-fakta Bahasa Korea berikut ini:

  1. Bahasa Korea digunakan oleh 72 orang yang tinggal di Semenanjung Korea. Bahasa Korea di Korea Selatan dan Korea Utara memang sedikit berbeda dalam hal kosa kata dan penulisan. Namun pada intinya mereka menggunakan bahasa yang sama. Selain di Semenanjung Korea, Bahasa Korea juga dituturkan oleh dua juta penduduk di China, dua juta penduduk di Amerika, 700.000 orang di Jepang, dan 500.000 orang di Russia bagian Kazakhstan dan Uzbekistan.
  2. Bahasa Korea memiliki lima dialek yang berbeda. Penduduk di Pulau Jeju bahkan memiliki bahasa daerah mereka sendiri. Namun mereka menggunakan Bahasa Korea sebagai bahasa nasional.
  3. Bahasa Korea pada awalnya ditulis dalam Aksara Tionghoa yang mereka sebut dengan Hanja. Penulisan Hanja sangat rumit sehingga hanya sedikit orang yang bisa mempelajarinya. Sebagian besar rakyat Korea saat itu adalah buta huruf. Pada tahun 1446, Raja Sejong Agung memperkenalkan huruf Hangul yang lebih mudah dipelajari masyarakat luas. Huruf Hangul terdiri dari 24 huruf, 14 konsonan dan 10 vocal.
  4. Seperti Bahasa Jawa, Bahasa Korea juga mengenal tingkatan-tingkatan. Kita memilih kata dan kalimat berdasarkan pada siapa kita berbicara. Apabila berbicara dengan teman, kita cukup berbicara dengan bahasa santai, sementara apabila kita berbicara dengan orang yang lebih tua atau memiliki kedudukan lebih tinggi, kita harus menggunakan bahasa formal.
  5. Bahasa Korea termasuk ke dalam rumpun Altaic. Namun banyak orang yang memperdebatkan.
  6. Bahasa Korea banyak menyerap kata dari Bahasa Mandarin.
  7. Korea Utara melarang penggunaan bahasa-bahasa asing, termasuk Bahasa Mandarin. Berbeda dengan Korea Selatan yang menggunakan campuran antara Huruf Hangul dan Aksara Tionghoa, Korea Utara hanya menggunakan Huruf Hangul saja.

Fakta-fakta Bahasa Belanda

Anda mungkin pernah dengar bahwa Kartini memiliki sahabat di Belanda dan menulis surat pada mereka tentang diskriminasi yang dialami perempuan Indonesia. Karena itu, bahasa belanda memiliki peran yang sangat penting dalam hidup Kartini dan juga hidup perempuan-perempuan di Indonesia.

Bahasa Belanda sangat mudah dipelajari apabila kita sudah menguasai bahasa Inggris
Bahasa belanda dan bahasa Inggris berada dalam satu subrumpun, karena itu mereka memiliki banyak kesamaan. Bahasa Belanda berada di antara Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman. Yang membuat Bahasa Belanda sulit dipelajari adalah pronounciationnya yang sedikit susah. Bahasa Indonesia juga banyak menyerap Bahasa Belanda sehingga tentunya mempelajari Bahasa Belanda menjadi mudah bagi kita.

Banyak kata-kata di Bahasa Belanda yang sama dengan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda sangat mirip. Banyak kata-kata di dalamnya yang sama seperti misalnya:
• appel = apple
• banaan = banana
• blauw = blue
• groen = green
• peer = pear
• rood = red
• tomaat = tomato
Bahasa Indonesia juga banyak menyerap kata dari Bahasa Belanda sehingga memiliki banyak kemiripan. Misalnya:
• ledeng (leiding)
• dikte (dictee)
• selai (gelei)
• sirsak (zuurzak)
• hampir (ampeer)
• kamar (kamer)
• perkedel (frikadel)

Kalimat dalam Bahasa Belanda ditulis pertama kali di abad ke-6
Sebuah syair cinta ditulis dalam bahasa Belanda pada abad ke-12 dipercaya sebagai kalimat pertama yang ditulis dalam bahasa Belanda, yaitu:
Hebban olla vogala nestas hagunnan hinase hic enda thu. Wat unbidan we nu?
Artinya adalah burung-burung telah membuat sangkar mereka kecuali aku dan kamu, apa lagi yang kita tunggu?
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata syair tersebut bukanlah kalimat dalam bahasa Belanda yang ditulis untuk pertama kali. Melainkan sebuah manuskrip kuno yang berasal dari abad ke-6.
Bahasa Belanda banyak mengambil kata dari bahasa lain
Bahasa menyerap kata dari satu sama lain. Sama seperti Bahasa Indonesia yang banyak menyerap kata dari bahasa Belanda, Ingris, Tionghoa, Jawa, dan Sunda, Bahasa Belanda juga menyerap kata dari bahasa-bahasa lainnya. Bahasa Belanda banyak ‘mengambil’ kata dari Bahasa Prancis dan Bahasa Ibrani. Namun seiring berjalannya waktu, banyak bahasa-bahasa gaul yang diciptakan dari menyerap berbagai bahasa sepeti Bahasa Moroko, Suriname, dan sebagainya.

Kata terpanjang dalam Bahasa Belanda terdiri dari 35 huruf
Meervoudigepersoonlijkheidsstoornis merupakan kata terpanjang dalam Bahasa Belanda. Karta ini berarti kepribadian ganda. Terkadang kata ini dipisah ke dalam dua kata, namun artinya bisa berubah.

Bahasa Belanda memiliki banyak konsonan
Bahasa Belanda memiliki banyak konsonan sehingga kita harus berpikir keras bagaimana mengucapkan kata tersebut (jika kita belum terbiasa). Misalnya saja kata angstschreeuw yang memiliki 8 konsonan berurutan. Berbeda dengan Bahasa Indonesia yang biasanya menggunakan 3 konsonan berurutan.

Peribahasa dalam Bahasa Inggris

Seperti bahasa Indonesia, bahasa Inggris juga memiliki peribahasa/idiom. Berikut ini adalah idiom bahasa inggris yang paling sering digunakan:

  1. Piece of cake. Arti secara bahasa adalah sepotong kue. Tapi kata-kata ini tidak ada hubungannya dengan kue. Dalam bahasa inggris, ‘piece of cake’ berarti sesuatu yang sangat mudah untuk dikerjakan.
  2. Costs an arm and a leg. Secara harfiah, kalimat ini berarti seharga tangan dan kaki. Tentu saja, tangan dan kaki tidak memiliki harga. ‘Cost an arm and a leg’ berarti sesuatu yang harganya sangat mahal seakan2 kita harus mengorbankan tangan dan kaki kita
  3. Break a leg. Nah, ini bukan tentang mematahkan kaki seseorang karena secara harfiah kalimat ini berarti ‘patahkan kaki’. ‘Break a leg’ merupakan kalimat yang diucapkan untuk memberi semangat pada seseorang yang akan menghadapi audisi atau ujian.
  4. Hit the books. Secara harfiah, kalimat ini berarti memukul buku. Namun, di kehidupan sosial, kalimat ini berarti ‘belajar.’
  5. Let the cat out of the bag. Kalimat yang berarti lepaskan kucingnya ini memiliki arti lain yaitu ‘buka rahasianya’
  6. Hit the nail on the head. Memukulkan paku ke kepala? Aduh! Pasti sakit sekali, tapi kalimat ini tidak berarti begitu. ‘Hit the nail on the head’ berarti melakukan sesuatu yang tepat seperti memukulkan palu ke paku dengan tepat.
  7. When pigs fly. Apakah mungkin babi bisa terbang? Tentu tidak. Kalimat ini memiliki arti sesuatu yang tidak mungkin terjadi.
  8. You can’t judge a book by its cover. Jangan menilai buku dari covernya berarti jangan menilai seseorang dari penampilannya saja. Ada guyonan yang mengatakan ‘jangan menilai buku dari covernya, paling tidak baca hingga halaman 50!’
  9. Bite off more than you can chew. Menggigit makanan terlalu banyak hingga tidak bisa mengunyah. Beberapa orang pernah mengalami ini. Idiom tersebut berarti seseorang yang memiliki banyak pekerjaan tapi tidak bisa mengerjakan semuanya.
  10. Scratch someone’s back. Kalimat ini berarti menggaruk punggung seseorang atau berarti menolong seseorang.

Mengenal Rumpun Bahasa (2)

Setelah membahas rumpun-rumpun bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, kini saatnya membahas rumpun-rumpun bahasa yang tergolong minoritas. Rumpun-rumpun bahasa ini tidak banyak digunakan, tapi masih dilestarikan oleh pengucap aslinya.

Nilo-Sahara
Rumpun Nilo-Sahara meliputi bahasa yang di gunakan di Timur Laut Afrika seperti bahasa Nubian di bagian selatan Mesir dan Sudan, serta bahasa Dinka, Masai, dan Songhai. Rumpun Nilo-Sahara ini berasa dari Ethiopia dan telah digunakan selama lebih dari 10.000 tahun.
Khoisan
Rumpun Khoisan merupkana rumpun bahasa di Afrika yang hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk. Sebelum rumpun Niger-Congo tersebar di Afrika, bahasa ini memiliki lebih banyak pengguna di bagian selatan dan tengah Afrika.
Eskimo-Aleut
Rumpun bahasa ini digunakan di Siberia hingga Alaska. Bahasa dari rumpun ini yang paling sering digunakan adalah Inuit, bahasa penduduk asli eskimo.
Algonquian
Rumpun ini digunakan di bagian utara Amerika oleh suku-suku asli yaitu Ojibwa, Cree, Blackfoot, Micmac, Cheyenne, Choctaw, Potawatomi, Mohican, dan Delaware. Sebagian besar bahasa dari rumpun ini memiliki perbedaan untuk kata kerja pasif dan aktif.
Athapascan
Rumpun ini juga digunakan oleh kelompok yang tinggal di bagian utara Amerika yaitu Navajo dan Apache.
Iroquoian
Salah satu rumpun bahasa yang digunakan oleh suku asli Amerika utara adalah Iroquian yang meliputi Bahasa Cherokee dan Mohawk.
Siouan
Rumpun bahasa Siouan meliputi bahasa Sioux, Saponi, dan Dakota-Lakota. Bahasa-bahasa ini ditemukan digunakan di Amerika Serikat dan bagian selatan Kanada.
Mosan
Bagian pinggir pantai barat di utara Amerika, terdapat satu rumpun bahasa yaitu Mosan yang meliputi Bahasa Bella-Coola, Flathead, dan Okanagan.
Uto-Aztecan
Beralih ke Amerika Tengah, di sana terdapat rumpun bahasa Uto-Aztecan yang meliputi Bahasa Hopi, Papago, Comanche, dan bahasa penduduk yang tinggal di gua di Copper Canyon Tamahumara. Selain itu, terdapat Bahasa Nahuatl, bahasa suku Aztec.
Oto-Manguean
Rumpun ini berasal dari Mexico dan meliputi bahasa Otomi, Mixtec, Zapotec, dan Chiquihuitlan Mazatec. Rumpun ini memiliki 150 bahasa yang terbagi ke dalam 7 subrumpun. Namun kita tidak akan membahas rumpun ini lebih jauh.
Mayan
Suku Maya cukup terkenal dengan ramalannya yang mengatakan dunia akan berakhir di tahun 2012. Mereka berasal dari bagian selatan Mexico dan Guatemala. Terdapat 30 bahasa dari rumpun ini yang terbagi ke dalam 8 subrumpun.
Macro-Chibchan
Ini merupakan rumpun bahasa dengan pengguna yang sangat sedikit. Rumpun bahasa ini digunakan di pesisir Honduran dan Nicaraguan Caribbean, serta Panama.
Penutian
Rumpun Penutian digunakan oleh penduduk di bagian tengah dan selatan America. Salah satu bahasanya adalah Araucanian di Chile.
Carib
Rumpun Carib digunakan oleh penduduk yang tinggal di hutan hujan dan pesisir Amerika Selatan. Rumpun bahasa ini meliputi Carib yang pernah digunakan di kepulauan Caribbean, Ge, Panoan, dan Chiquito.
Hixkaryana
Hanya 350 orang saja yang menggunakan bahasa ini. Mereka adalah penduduk di hutan hujan Brazil. Ia memiliki struktur yang berbeda dari kebanyakan bahasa di dunia yaitu Objek-Predikat-Subjek.
Andean Equatorial
Andean Equatorial memiliki wilayah yang cukup luat di selatan Amerika. Rumpun bahasa ini meliputi bahasa Quechua (Bahasa suku Inca), Aymara, Guarani, Tupi, Arawak, Garifuna. Rumpun ini terbagi menjadi lima subrumpun.
Papua New Guinea
Ada sekitar 700 bahasa yang digunakan di pulau Papua. Bahasa-bahasa tersebut masih dipelajari untuk diklasifikasikan. Kebanyakan bahasa di Papua hanya digunakan oleh segelintir orang saja sehingga jarang diketahui, misalnya Bahasa Enga, Motu, Maisin, dan Orokolo.
Australia
Ada 250 Bahasa di Australia yang kemudian dibedakan menjadi 23 rumpun. Di bagian utara, terdapat 22 rumpun termasuk Bunaban, Ngaran, dan Yiwaidjan. Di bagian tengah, terdapat bahasa yang banyak dipelajari yaitu Pama-Nyungan.

Mengenal Rumpun Bahasa (1)

Salah satu keunikan bahasa-bahasa di dunia ini adalah mereka sebenarnya berasal dari bahasa yang sama. Karena itulah beberapa bahasa terdengar sama dan memiliki aturan grammar yang sama. Misalanya, bahasa Italia dan bahasa Spanyol memiliki banyak kemiripan, begitu pula dengan bahasa Indonesia dan bahasa Melayu. Itu disebabkan karena bahasa Italia dan Spanyol berasal dari rumpun yang sama. Bahasa Indonesia dan bahasa Melayu juga merupakan bahasa yang lahir dari ‘induk’ yang sama.
Ada 11 rumpun bahasa yang terbagi lagi menjadi beberapa sub-rumpun. Mari kita bahas satu persatu:

Indo-European
Ini merupakan rumpun bahasa dari Eropa hingga ke India dan Amerika. Rumpun ini masih terbagi lagi menjadi 12 subrumpun.
• Subrumpun Celtic meliputi bahasa yang digunakan di Irlandia, Scotlandia, dan Wales. Tidak banyak orang yang menggunakan bahasa ini.
• Subrumpun Germanic meliputi Bahasa Jerman, Bahasa Afrikaans, Bahasa Belanda, Bahasa Luxemburg, Bahasa Elsass, Bahasa Faroe, Bahasa Frisia, Bahasa Inggris, Bahasa Skotlandia, Bahasa Norwegia, Bahasa Islandia, Bahasa Denmark, Bahasa Swedia, Bahasa Yiddish, Bahasa Gotik, dan Bahasa Gotik Krim
• Subrumpun Romania meliputi Bahasa Italia, Bahasa Spanyol, Bahasa Portugis, Bahasa Rumania, dan Bahasa Katalan
• Subrumpun Slavic meliputi Bahasa Rusia: Bahasa Ukraina, Bahasa Polandia, Bahas Serbia, Bahasa Ceko, Bahasa Slovakia, Bahasa Kroasia, Bahasa Bulgaria, Bosnia, dan sebagainya.
• Subrumpun Baltic meliput Bahasa Lithuania dan Latvia
• Subrumpun Hellenic meliputi Bahasa Yunani modern. Sebagian bahasa dari subrumpun ini sudah mati seperti Bahasa Yunani klasik.
• Subrumpun Illiryc meliputi Bahasa Albania dan bahasa lain yang sudah mati
• Subrumpun Anatolian mencakup bahasa-bahasa mati seperti bahasa Het yang tyerakhir kali digunakan pada tahun 1100 sebelum Masehi.
• Subrumpun Thracian meliputi bahasa Armenia dan bahasa-bahasa mati.
• Subrumpun Irania meliputi bahasa Farsi. Kurdish, Pashto, Baluchi, Ossetian, dan Tadzhik. Bahasa Persia juga termasuk di dalam subrumpun ini.
• Subrumpun Indic meliputi Bahasa Sansekerta, Bahasa Hindi, Bahasa urdu, Nepal, Bengali, Assamese, Oriya, Kashmiri, Punjabi, Gujarat, dan sebagainya. Subrumpun ini memiliki bahasa terbanyak dibanding subrumpun lainnya.
• Subrumpun terakhir adalah Tokharian yang meliputi dua bahasa mati yaitu Bahasa Turfania dan Kurchean.

Uralic
Tidak semua bagian benua Eropa menggunakan bahasa rumpun Indo-European. Ada juga yang menggunakan bahasa Uralic. Rumpun ini berasal dari masyarakat yang tinggal di sisi Siberia pegunungan Ural. Ada empat subrumpun dari rumpun ini yaitu:
• Subrumpun Finnic meliputi Bahasa Finlandia, Estonia, Mordvin, Udmurt, Mari, Votyak, Komi, Sami, Karelian.
• Subrumpun Ugric meliputi Bahasa Hungaria, Ostyak, dan Vogul
• Subrumpun Samoyed meliputi Bahasa Nenets, Selkup, Nganasan, Enets, dan Kamas
• Subrumpun Yukaghir meliputi Bahasa Yukaghir.

Altaic
Nama Altaic berasal dari pegunungan Alti di Asia Tengah. Kelompok yang menggunakan bahasa ini merupakan penunggang kuda yang hidup nomaden (berpindah-pindah). Sebagian dari mereka bermigrasi ke arah Barat (Eropa), sebagian lagi bermigrasi ke arah Timur (Korea dan Jepang). Rumpun ini memiliki lima subrumpun yaitu:
• Subrumpun Turkic meliputi Bahasa Turki, Azeri, Turkmenistan, Kazahstan, Kirghiz, Tatar, Bashkir, Uzbekistan, Uigur, Chuvash, Balkar, Nogai, Salar
• Subrumpun Mongolia meliputi Bahasa Mongolia, Buryat, Kalmyk
• Subrumpun Tunguis meliputi Bahasa Evenki, Lamut, Manshu, Nanai, dan Sibo
• Subrumpun Korean meliputi Bahasa Korea
• Subrumpun Japonic meliputi Bahasa Jepang

Sino-Tibet
Rumpun bahasa ini merupakan induk dari bahasa-bahasa di Asia. Ciri dari rumpun bahasa ini adalah adanya perbedaan intonasi di setiap kata. Beda intonasi, beda arti. Ada empat subrumpun dari rumpun bahasa ini yaitu:
• Subrumpun Sinitic meliputi Bahasa Mandarin, Wu, Amoy, Gan, Min, Hakka, Xiang, Kanton, dan Yue.
• Subrumpun Tibeto-Burman meliputi bahasa Burma, Tibet, Yi, Lisu, Moso, Lahu, Karen, Kachin, Chin, Bodo, Garo, Meithei, dan sebagainya.
• Subrumpun Tai meliputi Bahasa Thai, Lao, Chuang, Puyi, Tung, Nung, Shan, Kam-Sui, Zhuang, Li, dan Be.
• Subrumpun Hmong-Mien meliputi Bahasa Hmong, Yao, dan She.

Malay-Polinesia / Austronesia
Ini adalah rumpun bahasa kita. Bahasa Indonesia termasuk dalah rumpun Austronesia, begitu pula dengan bahasa-bahasa di kepulauan Asia Pasifik. Yang unik, bahasa Madagaskar juga termasuk rumpun bahasa Austronesia. Ini disebabkan nenek moyang kita bermigrasi ke Madagaskar dan bahasa yang mereka gunakan pun menjadi bahasa tetap di sana. Seperti rumpun lain, rumpun ini juga memiliki subrumpun yaitu:
• Subrumpun Formosan meliputi Bahasa Amis, Atayal, Paiwan, dan Tsou
• Subrumpun Barat meliputi Bahasa Indonesia, Malaysia, Jawa, Sunda, Madura, Tagalog, Visayan, Malagasi, Achi, Batak, Aceh, Bugis, Bali, Ilocano, Bikol, Igorot, Maranao, Pampangan, Pangasinan, Jarai, Rhade, dan Cham.
• Subrumpun Micronesia meliputi Bahasa Marshallese, Gilbertese, Chamorro, Ponapean, Yapese, Palau, Trukese, Nauruan.
• Subrumpun Melanesian meliputi Bahasa Fiji, Motu, dan Yabim.
• Subrumpun Polynesia meliputi Bahasa Maori, Uvea, Samoan, Tongan, Niue, Rarotong, Tahiti, Tuamotu, Marquesan, Hawaii, Rapa Nui.

Afro-Asia
Rumpun Afro-Asia didominasi oleh Bahasa Arab dan bahasa-bahasa di Timur Tengah. Ada lima subrumpun di dalam rumpun ini, yaitu:
• Subrumpun Semitic meliputi Bahasa Arab, Maltes, Hebrew, Amharic, Tigrinya, Tigre, Aramaic, Gurage, Harari, Geez, Syriac, Akkadian, Phoenician, Punic, Ugaritic Nabatean, Amorite, dan Moabite.
• Subrumpun Berber meliputi Bahasa Shluh, Tamazight, Riffian, Kabyle, Shawia, Tuareg, dan GUanch.
• Subrumpun Cushitic Branch meliputi Bahasa Somalia, Galla, Sidamo, Beja, Afar, Saho
• Subrumpun Egytian meliputi Bahasa Mesir yang sudah mati.
• Subrumpun Chadic meliputi Bahasa Hausa.

Caucasian
Nama rumpun ini berasal dari gunung Caucas yang berada di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia. Bahasa dari rumpun ini digunakan di banyak daerah. Berikut adalah subrumpun dari Caucasian:
• Subrumpun Kartvelian meliputi Bahasa Goergia, Laz, Svan, Chan, Mingrelian
• Subrumpun Abkhaz-Adyghean meliputi Bahasa Abaza, Abkhaz, Adyghe, Kabardian, dan Circassian
• Subrumpun Nakh meliputi Bahasa Chechen, Ingush, Tsova-Tush
• Subrumpun Daghestanian meliputi Bahasa Tsez, Hunzib, Beshta, Avar, Andi, Chamali, Lak, Dargwa, Lezgian, Tabasaran, dan Tsakhur.

Dravidia
India utara menggunakan bahasa Hindi yang termasuk dalam rumpun Indo-European. Sednagkan masyarakat di India bagian Selatan menggunakan bahasa-bahasa yang termasuk dalam rumpun Dravidia. Rumpun Dravidia terdiri dari bahasa-bahasa yang cukup sulit. Rumpun ini hanya memiliki dua subrumpun yaitu:
• Subrumpun Tengah yang meliputi Bahasa Brahui, Gondi, Kurukh, dan Kui
• Subrumpun Selatan yang meliputi Bahasa Telugu, Tamil, Kannada, Malayalam, dan Tulu.

Austro-Asiatic
Bahasa yang termasuk dalam rumpun ini tersebar di Asia Tenggara dan India. Sebelumnya rumpun bahasa ini banyak digunakan sampai imigram dari China memperkenalkan Bahasa Thai. Rumpun ini memiliki tiga subrumpun, yaitu:
• Subrumpun Viet-Muong yang meliputi Bahasa Vietnam dan Muong
• Subrumpun Mon-Khmer yang meliputi Bahasa Khmer, Mon, Palaung, Wa, Bahnar, Sedang, Khasi, Nicobarese, So, Nancowry, Sengoi, dan Temiar
• Subrumpun Munda yang meliputi Bahasa Santali, Mundari, Ho, Savara, dan Korku

Niger-Congo
Rumpun ini tersebar dari selatan Afrika hingga ke Sahara. Awal mula rumpun bahasa ini berasal dari Afrika Barat. Orang-orang yang bermigrasi membawa bahasa ini ke bagian timur dan selatan. Ada 900 bahasa di rumpun ini yang dikelompokkan ke dalam 9 subrumpun.
• Subrumpun Mande yang meliputi Bahasa Mende, Malinke, Bambara, Dyula, Soninke, Susu, Kpelle, Vai, dan Loma
• Subrumpun Atlantik Barat yang meliputi Bahasa Fulani, Wolof, Serer, Dyola, Temne, Kissi, Gola, dan Balante
• Subrumpun Voltaic yang meliputi Bahasa Mossi, Gurma, Dagomba, Kabre, Senufo, dan Bariba
• Subrumpun Kwa meliputi Bahasa Yoruba, Ibo, Ewe, Twi, Fanti, Ga, Adangme, Fon, Edo, Urhobo, Idoma, Nupe, Agni, Baule, Kru, Grebo, dan Bassa
• Subrumpun Bantu meliputi Bahasa Swahili, Luba, Kongo, Lingala, Mongo, Ruanda, Rundi, dan sebagainya
• Subrumpun Efik meliputi Bahasa Efik, Ibibio, dan Tiv
• Subrumpun Adamawan meliputi Bahasa Mbum
• Subrumpun Timur meliputi Bahasa Zande, Sango, Gbaya, dan Banda
• Subrumpun Ijo meliputi Bahasa Ijo

Bahasa Inggris Amerika vs Bahasa Inggris British

Mempelajari bahasa Inggris memang gampang-gampang susah. Tapi ketika kita sudah mahir dan mulai memperhatikan setiap kata yang diucapkan oleh native, mungkin kita akan berpikir kenapa yang ini menggunakan kata ini, tapi mengapa yang itu menggunakan kata yang berbeda.

Perbedaan mungkin akan anda lihat ketika anda menonton film James Bond dan film Indiana Jones. Anda akan melihat perbedaan kalimat dan kosa kata. Itu dikarenakan James Bond berasal dari Inggris dan menggunakan bahasa inggris British, sementara Indiana Jones berasal dari Amerika dan menggunakan bahasa inggris Amerika.

Di film Amerika, mungkin kita tidak akan menemukan kata ‘bollocks’ yang memang hanya digunakan oleh pengucap bahasa inggris British. Sebaliknya, di film Inggris, kita tidak akan menemukan kata ‘bummer’ atau ‘you bet’ karena itu merupakan kalimat slang dari Amerika.

Tentu, tidak hanya itu perbedaan antara bahasa inggris British dan bahasa inggris Amerika. Berikut adalah gambar yang memuat perbedaan antara kedua bahasa

 

Fakta-fakta Bahasa Mandarin

Seperti yang kita ketahui, belajar bahasa Mandarin (Tiongkok) menjadi penting karena banyaknya orang yang menggunakan bahasa ini dan pesatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Sebelum mempelajari bahasa Mandarin, ada baiknya kita lihat dulu fakta-fakta tentang bahasa Mandarin.

Berapa banyak orang yang berbicara menggunakan bahasa Mandarin?

Ada sekitar 1,2 Milyar orang yang berbicara menggunakan bahasa Mandarin di seluruh dunia. Bahasa Mandarin merupakan bahasa dengan native speakers terbanyak.

Dimana saja bahasa Mandarin digunakan?

Bahasa Mandarin banyak digunakan di Tiongkok, Taiwan, Singapura, dan Malaysia. Bahasa ini juga digunakan di Chinatown / Pecinan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Bahasa ini juga termasuk salah satu dari enam bahasa resmi PBB.

Bagaimana cara menulis bahasa Mandarin?

Bahasa Mandarin tidak ditulis dengan huruf alphabet, melainkan dengan symbol yang disebut dengan huruf Mandarin/Aksara Tionghoa/Hanzi. Huruf Mandarin termasuk salah satu system penulisan tertua di dunia. Ada dua jenis huruf Mandarin yaitu tradisional dan sederhana (telah disederhanakan). Taiwan, Macau, Hong Kong, dan orang Tiongkok di luar negeri menggunakan huruf Mandarin tradisional. Sedangkan Negara Tiongkok menggunakan huruf Mandari yang disederhanakan.

Huruf Mandarin tradisional memiliki lebih banyak coretan dan memakan waktu yang lama untuk menulisnya. Huruf Mandarin bisa ditulis dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, atau dari atas ke bawah.

Ada berapa banyak karakter huruf Mandarin?

Huruf alphabet berjumlah 26 karakter, huruf arab berjumlah 28 karakter, huruf Mandarin berjumlah lebih dari 100.000 karakter dan akan terus bertambah.

Apa itu Pinyin?

Pinyin adalah romanisasi dari huruf Mandarin atau bagaimana cara mengucapkan karakter huruf mandarin dalam huruf alphabet. Dalam bahasa Mandarin, pinyin berarti pengucapan. Pinyin biasanya digunakan oleh institusi bahasa untuk mengajarkan bahasa Mandarin. Dengan pinyin, kita bias mengucapkan bahasa Mandarin walaupun belum mempelajari huruf Mandarin.

Ada berapa banyak intonasi di Bahasa Mandarin?

Intonasi dalam bahasa Mandarin sangat penting. Berbeda penekanan yang diucapkan, berbeda pula artinya. Ada empat intonasi di bahasa Mandarin. Ini artinya, di satu suku kata yang sama, ada empat arti yang berbeda. Misal, suku kata “ma” bias berarti kuda, ibu, tumbuhan rami, atau memarahi. Menguasai intonasi di Bahasa Mandarin merupakan tantangan tersendiri dan merupakan aspek yang paling penting.

Apa itu Putonghua?

Orang Tiongkok menyebut bahasa Mandarin dengan Putonghua yang berarti ‘bahasa sehari-hari.’ Sedangkan di Taiwan, bahasa Mandarin disebut dengan Guoyu yang berarti ‘bahasa nasional.’

Sulitkah belajar bahasa Mandarin?

Banyak yang menyebut belajar bahasa Mandarin sulit, namun sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang. Tidak ada banyak aturan grammar di bahasa Mandarin (sama seperti bahasa Indonesia). Dari segi grammar, bahasa Mandarin sangat mudah dibandingkan bahasa Inggris dan Prancis. Bahasa Mandarin tidak memerlukan: konjugasi, kata kerja yang berbeda di setiap tenses, perbedaan kata tunggal dan kata jamak, perbedaan gender.

Yang membuat bahasa Mandarin menjadi sulit adalah mempelajari intonasi, dan menulis huruf Mandarin.

Bagaimana mengatakan salam di bahasa Mandarin?

Banyak dari kita yang sudah mengetahui bagaimana mengucapkan salam dalam bahasa Mandarin. “Ni hao,” merupakan salam dalam bahasa Mandarin. “Ni” berarti kamu, “hao” berarti baik.

Bahasa yang Paling Sulit untuk Dipelajari

Mempelajari bahasa selain bahasa kita tidaklah mudah. Ada banyak bahasa yang bias dipelajari, tapi beberapa di antaranya lebih sulit untuk dipelajari dibanding bahasa lainnya. Kesulitan mempelajari bahasa relatif bagi setiap orang, tergantung bahasa ibu mereka. Misal, bagi orang Inggris atau Amerika, mempelajari bahasa Prancis bukanlah yang sulit. Namun bagi kita orang Indonesia, mempelajari bahasa Prancis sangatlah sulit karena banyaknya perbedaan struktur dan pronounciation. Karena itu, bagi orang Indonesia yang ingin mempelajari bahasa Prancis, disarankan belajar bahasa Inggris terlebih dahulu. Paling tidak, dengan begitu kita bias lebih paham tentang to be, to have, dan conjugation yang sering muncul di pelajaran bahasa Prancis.
Berikut adalah daftar bahasa tersulit di dunia jika dilihat dari kacamata orang Indonesia.
1. Mandarin
Banyak orang setuju bahwa bahasa Mandarin merupakan bahasa yang sulit, baik dari penutur bahasa Indonesia maupun penutur bahasa Inggris. Namun lain halnya dengan penutur bahasa Korea dan Jepang karena bahasa mereka memiliki kesamaan dengan bahasa Mandarin. Bahasa Mandarin memiliki banyak sekali karakter huruf yang harus dihafalkan. Belum lagi pengucapannya yang memerlukan intonasi yang spesifik. Beda intonasi, beda arti. Belum lagi perbedaan dialek antar kota. Makanya, di setiap film mandarin, mereka pasti menyertakan subtitle huruf Tiongkok walaupun ditayangkan di negeri sendiri supaya orang yang menonton benar-benar mengerti apa yang diucapkan aktor/aktris.
2. Prancis
Seperti yang saya sebutkan di atas, bagi orang Indonesia, bahasa Prancis termasuk bahasa yang sulit untuk dipelajari. Ini dikarenakan banyaknya conjugation yang harus digunakan. Belum lagi perbedaan struktur kalimat seperti Subjek + Objek + Predikat dan bukannya Subjek + Predikat + Objek seperti bahasa Indonesia. Bahasa Prancis juga membagi kata-kata berdasarkan gender. Jadi, ada kalimat feminin ada maskulin.
3. Arab
Sama seperti bahasa Prancis, bahasa Arab juga memiliki kata feminin dan maskulin. Selain itu, ada 28 huruf yang harus dihafalkan serta dipelajari cara penulisannya. Setiap hurufnya memiliki pengucapan yang berbeda di setiap kata tergantung dengan huruf apa ia bertemu.
4. Jepang
Jepang memiliki tiga tipe penulisan yang berbeda yaitu hiragana, katakana, dan kanji. Selain itu, Jepang juga memiliki tingkatan bahasa yang berbeda. Setiap tingkatan ini digunakan untuk orang yang berbeda, misal bahasa untuk berbicara dengan orang tua berbeda dengan bahasa yang digunakan untuk berbicara dengan teman.
5. Rusia
Yang membuat Rusia menjadi bahasa yang sulit untuk dipelajari adalah miripnya huruf Rusia dengan huruf Alfabet. Bentuknya mirip namun pelafalannya berbeda. Ini membuat kita, orang Indonesia yang terbiasa dengan huruf Alfabet susah untuk mempelajari huruf Rusia.