- - Bisa ditenagai dari baterai portabel atau bahkan solar array.
- - Bisa diintegrasikan ke dalam sistem kontrol.
- - Ukurannya kecil dan tahan terhadap getaran dan syok.
- - Miliki yang sangat cepat "tepat waktu" (60 nsec vs 10 msec untuk lampu pijar).
- - Memiliki resolusi warna yang bagus dan rendah, atau tidak ada, bahaya kejutan.
Inti dari LED adalah dioda yang dipasangi chip dalam gelas reflektor dan dipegang dengan bingkai baja ringan yang dihubungkan ke sepasang kabel listrik. Seluruh susunannya kemudian dienkapsulasi dalam epoxy. Chip dioda umumnya sekitar 0,25 mm persegi. Ketika arus mengalir melintasi persimpangan dua material yang berbeda, cahaya dihasilkan dari dalam chip kristal padat. Bentuk atau lebar sinar yang dipancarkan ditentukan oleh berbagai faktor: bentuk gelas reflektor, ukuran chip LED, bentuk lensa epoksi dan jarak antara chip LED dan lensa epoksi. . Komposisi bahan menentukan panjang gelombang dan warna cahaya. Selain panjang gelombang yang terlihat, LED juga tersedia dalam panjang gelombang inframerah, dari 830 nm sampai 940 nm.